Yayasan TLS bangun kesepahaman program mitra Sinergi dan Kolaborasi dengan Kaum Empat Jenis Tigo Luhah Semurup.

ANDALASNEWS - SEMURUP - Para pengurus dan pembina Yayasan Tigo Luhah Semurup (YTLS) gelar silaturrahmi dan rapat terbatas dengan tokoh masyarakat kaum empat jenis Tigo Luhah Semurup (19/9).

Pada kesempatan pertemuan yang dihadiri oleh pengurus Lembaga Kerapatan Adat, cerdik pandai, perwakilan forum ASN dan forum kades beserta alim ulama dan pemuda, pengurus YTLS menyampaikan beberapa program-program yang akan dilaksanakan dengan pola kemitraan antara YTLS dan Kelembagaan kaum empat jenis dalam Tigo Luhah Semurup.

Pada pertemuan yang digagas oleh YTLS bersama para tokoh masyarakat Tigo Luhah Semurup itu, telah ada kesepahaman bersama untuk giat pembangunan di Tigo Luhah Semurup kedepan. 

Drs. H. Nurkamal, Pembina YTLS pada sambutannya menyampaikan bahwa "Untuk kemajuan kedepan, hendaknya kita bisa sinergi dan kolaborasi terhadap perencanaan, pelaksanaan dan pengembangan potensi-potensi sumber daya alam serta pelibatan jaringan sumber daya manusia Semurup yang handal, serta membina kerjasama dengan seluruh stakeholder dan pemerintah, baik kabupaten, provinsi maupun pusat". 

Nasuhaidi, S.Sos, S.Pd. M.Si. ketika dikonfirmasi media ini menyampaikan "Pada kesempatan pertemuan kesepahaman itu paling tidak ada beberapa point program prioritas yang akan dibahas lebih lanjut kedepan, diantaranya, perencanaan pembangunan dan pengembangan kawasan  petilasan Koto Payung Semurup Tinggi, yang sebagaimana kita ketahui sejauh ini telah masuk kedalam Rencana Induk Pariwisata Kabupaten, untuk kedepan sama-sama didorong menjadi pusat pengembangan budaya dan sejarah di kabupaten Kerinci"

Andi Andalas yang dipercayakan oleh YTLS Sebagai Direktur lembaga perencanaan pembangunan petilasan koto payung semurup tinggi (LP3 KOYUNG SATI) pada kesempatan temu tersebut menyampaikan bahwa "sudah menjadi beban dan tugas kita bersama untuk memelihara petilasan leluhur. Petilasan tersebut menunjukkan identitas akan keaslian suku kita, asal usul kita. dari merekalah gelar sko bermula dan diturunkan secara turun temurun, Mereka yang dahulu merinteh imbo malao (Hutan belantara). Tanjung tinggi ditumbak, yang dalam ditimbun, piring dilepah, pematang dikencang untuk menentukan arah ajun anak cucu dikemudian hari. Dan Sudah selayaknya petilasan itu kita pelihara, sebagai ucapan terimakasih kita atas jerih payah mereka"

"Begitupula dengan Rencana Pembangunan Masjid Raya Baru Tigo Luhah Semurup, tidak terlepas dari topik bahasan dan kesepahaman bersama untuk didukung secara bersama, baik itu dalam pembuatan Masterplan, design tahan gempa, maupun fasilitasi untuk donasi sumber-sumber pendanaan untuk realisasi pembangunannya" tambahnya. 

"Pada bidang giat kepemudaan juga tidak kalah pentingnya untuk terus didukung bersama, diantaranya pembinaan atas program-program pengembangan kreatifitas, olahraga, seni dan budaya melalui pojok kreatif Semurup" timpalnya.

Hatirman, Dpt. Ketua Lembaga Kerapatan Adat Tigo Luhah Semurup pada sambutannya menyampaikan "kami sangat menyambut baik dan sangat mendukung adanya sinergi dan kolaborasi program pola kemitraan ini, sehingga penguatan terhadap kelembagaan kaum empat jenis secara tidak lansung dapat terbangun melalui program-program yang digagas bersama"
  
Bukhari Muallim, S.Sos. S.Pd. yang turut hadir pada pertemuan itu, ketika dikonfirmasi media ini menyampaikan "Alhamdulillah tadi sdh jelas dan terang benderang kedudukan YTLS. Apresiasi utk ide besar tokoh-tokoh masyarakat di Jambi khususnya". Semoga cita- mulia ini bisa terealisasi kedepannya" tambahnya.

Pertemuan itu juga mendapat komentar dan sambutan yang positif dari Juharmadi, Dpt. "Menyatukan persepsi dan pandangan utk Semurup kedepan... iluk gawe Karno busamo iluk kato Karno mupakat...seltuh bdin satalu suhak...ringan Samo di jinjing Brat Samo ditikun...in sha Allah akan menjadikan Semurup kuat,Semurup maju,Semurup bermartabat,Semurup Jaya", senada dengan itu, Lishar Ibrahim juga memberikan apresiasi "Dengan niat baik selalu memikirkan nasip masyarakat bawah adil bijaksana sampai tuntas Aamin" sampainya. 

H. Salman Alparisi, ST secara terpisah ketika dikonfirmasi media ini, menyampaikan "saya selaku putra ssmurup sangat mendukung program bersama kaum empat jenis Tigo Luhah Semurup, hendaknya kedepan diadakan sosialisasi ketengah masyarakat Semurup dan audiensi dengan pemerintah terkait serta tidak menutup kemungkinan sinergi dan kolaborasi program-program ini kita sampaikan ke gubernur Jambi untuk mendapatkan dukungan" tegasnya.