Entitas Politik Menuju Entitas Peradaban

Oleh : Dovi Eka Wiranata
Ketua GARBI KERINCI


                            Dovi Eka Wiranata
                        (Ketua GARBI KERINCI)

Berpolitik adalah fitrah kita, mengatur dan mensiasati kehidupan merupakan tugas besar sebagai hamba tuhan.

Berpolitik itu mengurus, merawat, memperbaiki, dan mengusahakan kebaikan atas banyak perkara. Begitulah awal mula munculnya pengetahuan asy siyasah, ia tak dapat ditafsirkan sebagai istilah politicon yg sempit.

Namun, sayangnya kita lebih condong mempersepsikan politik sebagai cara untuk merebut & mempertahankan kekuasaan. Kita dipengaruhi oleh begitu besar tafsiran seorang yang tak bertuhan, berasal dari athena/yunani kuno, pandangannya sebatas dunia, dia membaca watak para raja dan para dewa, dialah aristoteles.

Kita menyantap santapan politik yang menghalalkan segala cara, menggunting dalam lipatan, pembunuhan karakter, politik uang, memfitnah, dan lain sebagainya. Maka tak heran, ini membuat kita jenuh, masyarakat menjadi pratirasa terhadap kegiatan politik.

Mengembalikan politik pada fitrahnya adalah tugas kita bersama saat ini, Iklim baru harus bangkit dalam cara kita berpolitik, kedepankan etika dalam bersiasat, urgensinya adalah politik yang memikirkan kemaslehatan banyak manusia.

Kita berhenti berorientasi pada kepentingan pribadi, sudah ! Cukup sajalah orientasi politik kita keliru, tidak seharusnya pikiran besar kita dimanfaatkan oleh hamba dunia. Peran kita lebih istimewa dari itu. Rakyat sudah muak dengan watak pecundang, mengisi perut seputar selengkangan.

Para leader seyogyanya membawa sesuatu yang berbeda, cahaya diantara gelap, pengurai diantara kusut, kita adalah keunikan dalam peradaban walau jalan itu sunyi.

Yang kita butuhkan adalah keberanian !!

Posting Komentar

0 Komentar