Berimbang dalam menyuarakan

www.andalasnews.com Office. Jln. Raya Muara Semerah Mudik (Semurup) - Kerinci. Call Center : 081274115690.

Jumat

Ketua PWI : status Hukum Zola di sosmed tidak bisa dipercaya

KABAR ANDALAS, JAMBI - Berkaitan dengan informasi penetapan status Hukum Zumi Zola yang menuai beragam komentar terutama di sosial media (sosmed) terutama di facebook, Saman, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia(PWI) Provinsi Jambi mengatakan bahwa Status hukum zola di sosmed tidak bisa dipercaya.
" saya Membaca halaman sosial media terutama facebook mulai dari kemarin pagi hingga malam, membuat saya semakin tak percaya dengan informasi darinsosmed. Terutama berkaitan dengan informasi penetapan status hukum zumi zola"

Menanggapi persoalan soal status Hukum Zola di sosmed, Saman, yang juga merupakan General Manager pada salah satu perusahaan Media Televisi ternama provinsi jambi ( Jek-Tv ) menyimpulkan dua versi "Saya simpulkan ada dua versi. Pertama menyebutkan zola belum tersangka, ini di upload oleh facebooker pendukung zola. Versi kedua menyebutkan zola sudah tersangka bahkan sudah pakai baju orange, ini disampailan oleh penyerang zola. Jadinya kayak main bola saja.
Ini menunjukkan bahwa informasi yang disampaikan  facebooker bukan berdasarkan fakta tapi berdasarkan kepentingan face booker yang mengupload. Perlu diketahui, ini sudah mengggiring opini dan menghasut (bukan sekedar hoax).
Untuk itu, saya beharap
1. Bagi pengguna sosmed yang tidak punya kepentingan terkait status hukum zola dalam kasus rapbd jangan mudah terpengaruh
2. Dapatkan informasi dr sumber yang dapat dipercaya
3. Teman journalis, ayo sajikan berita yang benar. Terapkan kode etik jurnalis supaya masyarakat kita tidak terjebak dengan dampak negatif sosmed ". pungkasnya. (Andypramono
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Arsip Perbulan

KPI - LEMBAGA INDEPENDEN

KPI - LEMBAGA INDEPENDEN

MENKOMINFO-RI

MENKOMINFO-RI

PT. RADIO IDOLA PUTRA ANDALAS

PT. RADIO IDOLA PUTRA ANDALAS

KEMENHUT

KEMENHUT
IKLAN

BB-TNKS

BB-TNKS
IKLAN

GEF-UNDP

GEF-UNDP
IKLAN

ANDALAS FM KERINCI-SUNGAI PENUH

ANDALAS FM KERINCI-SUNGAI PENUH
PROMOTOR

Renungan